Pondasi telapak (Footing Foundation)

Pondasi ini umumnya diterapkan di atas tanah asli relatif keras dan atau tanah urugan yang telah dipadatkan dengan tingkat kepadatan tertentu yang disyaratkan. Prinsip utama dari pondasi telapak ini adalah mengandalkan luasan telapak untuk memindahkan beban dinding atau kolom. Bahkan jika ternyata tanah cukup keras, dinding menerus dapat difungsikan sebagai pondasi.
Gambar (a) Pondasi dinding, (b) Telapak kolom dan (c) Telapak dinding

Pondasi telapak dapat berupa bahan pasangan batu, bahan beton tak bertulang maupun beton bertulang. Macam bentuk pondasi ini dapat dilihat pada Gambar.

Untuk maksud ketahanan terhadap adanya pengaruh kemiringan tanah dan gempa, pondasi ini memerlukan struktur pengikat baik berupa balok pengikat miring (grade beam) maupun balok pengikat (tie beam). Ilustrasi bentuk pondasi pada tanah miring ditunjukkan pada Gambar.
Gambar Bentuk pondasi untuk tanah miring: Pondasi telapak bertingkat
(steped footing) dan pondasi dengan balok pengikat (tie beam)

Pondasi Dalam: Pondasi Tiang dan Sumuran

Selengkapnya tentang PONDASI

Terkait

Posting Komentar

 

Properti Syariah



Pasang Depot Air Minum Isi Ulang


.
Besi Beton + Wiremesh Murah


© 2011 - | Buku PR, TUGAS, dan Catatan Sekolah | www.suwur.com | pagar | omaSae | AirSumber | Bengkel Omasae, | Tenda Suwur |